Lampu HID

Berawal dari hobi otomotif kami yang selalu melakukan modifikasi tiada henti dan faktor besarnya watt pada lampu yang berbanding lurus dengan terangnya cahaya yang dihasilkan, kami mulai mencoba bereksperimen mengenai Lampu HID, dimulai dari Lampu HID yang banyak beredar pada tahun 2009 yang menggunakan ballast DC yang tebal, pada Februari 2010 kami melakukan test pasar dengan menjual Lampu HID kit yang menggunakan slim ballast (ballast tipis) dengan teknologi AC, yang kemudian kami beri merk TR Lights dengan garansi full untuk bohlam, balast dan harness selama 1 tahun.

Dimulai dengan perkenalan ke komunitas otomotif CWINDO (Classy Winner Indonesia) dan ternyata mendapat respon yang sangat bagus, karena sinar yang dihasilkan jauh lebih terang dan lebih fokus dibandingkan merk-merk lain yang ada dipasaran. Klien kami tidak hanya komunitas, tetapi juga berasal dari bengkel-bengkel.

Fokus utama kami selain menjual Lampu HID Kit adalah penyediaan spare part HID seperti bohlam, balast dan harness (kabel untuk lampu H4) dan juga menyediakan special order untuk unit canceler (alat tambahan khusus untuk mobil2 Eropa agar lampu warning di spedometer tidak menyala).

Tujuan memakai Lampu HID :
Jangkauan cahaya yang jauh lebih terang daripada lampu halogen standard pabrikan yang membuat anda dapat lebih aman dan nyaman dalam berkendara dan tidak lupa tentunya dalam segi fashion, menggunakan Lampu HID sangat bagus karena membuat kendaraan anda tampak keren dan indah dilihat.

Keunggulan Lampu HID kami :
1. Cahaya fokus dengan sinar yang tebal
2. Garansi 1 tahun untuk Lampu HID MOBIL yang akan kami jaga (garansi uang kembali 100%) dan Garansi 6 bulan untuk Lampu HID MOTOR
3. Mudah dalam pemasangan
4. Ballast slim merupakan ballast yang irit tempat karena bentuknya tipis dan teknologi ballast AC lebih irit listrik pada saat tarikan awal (nyala lampu) dan hasil sinar yang lebih terang
5. Harga yg sangat terjangkau karena kami importir langsung
6. Ballast AC (lebih tahan lama dari DC ballast)
7. Bentuk bohlam H4 dengan sinar fokus yang berbeda dari yang lain dan berfungsi agar pantulan sinar tidak  melebar ke atas dan menyilaukan mobil berlawanan arah
8. Tahan air

Konsultasi dan pembelian, silahkan hubungi kami :

Call/SMS :
088808361861 / 08568610103 / 021-40343042
 

HID Color Chart

HID Color Chart 300x183 Lampu HID xexon hid kits hid system hid headlights 3000k 6000k 8000k 10000k hids hid lights colors temperature zps7fe5bf05 300x169 Lampu HID

hid type 300x232 Lampu HID

 

Mengenal Seluk-Beluk Lampu HID

Lampu HID saat ini menjadi solusi baru untuk berkendara karena mampu memberikan nyala yang
lebih terang. Penggunaan lampu ini akan sangat bermanfaat terutama ketika malam hari. HID sendiri merupakan singkatan dari High Intensity Discharge. Dengan kata lain, lampu ini mampu menghasilkan cahaya dengan intensitas yang sangat tinggi. Istilah populer lainnya untuk lampu ini adalah Xenon.

Lampu HID cukup populer di pasaran dan produk ini dijual dalam berbagai merk dan tipe yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan. Kualitasnya pun berbeda-beda. Tipe lampu tersedia dalam model H1, H3, H4, dan masih banyak lagi. Perbedaan tipe tersebut lebih ditentukan oleh kedudukan bohlam. Di Indonesia sendiri, model H4 lebih sering dijumpai. Tipe ini menyatukan lampu jauh dan dekat. Lampu ini sering kita jumpai di kendaraan roda dua atau empat. Lampu juga dibedakan berdasarkan tingkat keterangan warna yang ditentukan oleh derajat Kelvin. Derajat kelvin terendah adalah 3000K Kuning dan yang tertinggi adalah 15000K Pink. Mengingat banyaknya tipe lampu HID, kita harus lebih jeli dalam memilihnya. Sesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan kendaraan Anda.

Dibandingkan dengan tipe lampu lainnya, Lampu HID bisa dianggap sebagai lampu kelas premium. Produk ini memang sering ditemukan pada mobil mewah atau mobil terbaru yang ada di pasaran. Harganya pun bisa dibilang cukup mahal. Satu lampu bisa dijual dengan harga jutaan rupiah. Bandingkan saja dengan harga lampu halogen yang hanya mencapai puluhan atau ratusan ribu rupiah. Perbedaan harga tersebut juga menandakan perbedaan kualitas dan nyala lampunya.

Ada banyak kelebihan yang bisa dinikmati pengguna lampu HID. Lampu ini mampu memberikan jarang pandang yang lebih jauh. Anda bisa melihat jalan dengan jarak pandang 180 meter di malam hari. Keuntungan ini akan sangat membantu terutama ketika Anda berada di jalan dengan penerangan yang sangat minim.

Salah satu hal yang perlu dipertimbangkan bagi pemilik kendaraan menggunakan lampu HID adalah keselamatan. Faktor keselamatan ini lebih mengacu kepada pengendara lainnya. Lampun ini mampu menghasilkan nyala lampu yang sangat terang dan tentu akan menyilaukan pengendara lain.

Perbandingan Lampu HID dengan Halogen

Saat ini, lampu HID banyak ditemui di pasaran terutama pada kendaraan kelas premium baik di roda dua atau roda empat. Lampu ini memang lebih cocok untuk konsumen dengan daya beli yang lebih tinggi karena harganya mampu mencapai jutaan rupiah. Harga mahal tersebut memang beralasan karena HID mempunyai banyak kelebihan yang tidak ada pada lampu lainnya. Bagaimanakah perbandingan antara lampu tipe HID ini dengan Halogen.

Cara kerja dan konsep dasar lampu HID dan halogen memang sangat berbeda. HID adalah lampu dengan cahaya yang berasal dari busur listrik yang ditempatkan antara elektroda tungsten. Salah satu komponennya adalah gelas kaca berisikan gas Xenon. Perlu diketahui, HID juga dikenal sebagai lampu Xenon. Campuran gas xenon serta garam metal membuat intensitas cahaya dalam lampu menjadi lebih baik. Plasma yang dihasilkan berasal dari pemanasan garam metal. Lampu halogen bekerja dengan filamen tungsten dan bahan kimia. Halogen mampu memperpanjang usia bohlam karena tungsten yang menguap akan dialirkan kembali ke filament. Lampu halogen terkadang menggunakan teknologi Xenon untuk menghasilkan intensitas cahaya yang lebih baik.

Perbedaan antara lampu HID dan Halogen juga terletak pada efisiensi energi. Dengan daya sebesar 35 watt, lampu HID mampu menghasilkan intensitas cahaya sampai tiga kali lipat lebih banyak daripada lampu halogen. Meskipu lampu halogen menggunakan daya yang lebih besar sekalipun, hasilnya tidak akan setara dengan HID. Terlebih lagi, daya yang terlalu besar bisa membuat lampu menjadi lebih cepat panas.

Perbedaan yang paling mencolok antara lampu HID dan halogen adalah harganya. Untuk satu lampu tipe HID, Anda harus rela mengeluarkan uang jutaan rupiah. Sangat beralasan jika produk ini hanya ditemukan pada mobil mewah kelas premium. Untuk lampu halogen, harganya hanya mencapai puluhan ribu atau ratusan ribu rupiah.

Setelah membandingkan kedua lampu tersebut, Anda bisa menentukan pilihan antara lampu HID atau halogen. Jika Anda memilih HID, Anda akan mendapatkan manfaat yang lebih banyak terutama untuk meningkatkan keamanan dalam berkendara di malam hari.

Keuntungan Penggunaan Lampu HID

Lampu HID sekarang menjadi salah satu trend dalam dunia otomotif. Banyak pengendara yang tertarik dengan lampu ini karena mampu menghasilkan intensitas cahaya yang lebih baik dan bisa diandalkan untuk berkendara di malam hari. Dengan kualitas yang lebih baik, lampu ini mampu memberikan manfaat yang lebih banyak kepada penggunanya. Anda bisa menggunakannya untuk mendapatkan keamanan dan kenyamanan saat mengendarai mobil.

Lampu HID tidak boros energi. Inilah yang membuat pengguna lebih suka menggunakannya. Untuk mendapatkan intensitas cahaya yang lebih baik, HID hanya menggunakan daya yang dibutuhkan oleh lampu halogen pada umumnya. Dengan daya yang sama, hasil yang didapatkan bisa tiga sampai empat kali lebih terang. Efisiensi energi juga lebih baik karena Anda tidak perlu menghabiskan daya yang terlalu besar untuk intensitas cahaya yang lebih terang. Kelebihan ini tentu akan sangat membantu Anda saat berkendara di malam hari. Selain itu, HID tidak menghasilkan panas berlebihan.

Usia lampu HID dinilai lebih panjang dari lampu lainnya. Lampu ini tidak menggunakan filamen sehingga mampu menerangi perjalanan Anda untuk waktu yang lebih lama. Anda bisa memanfaatkannya selama kurang lebih 3500 jam jika Anda menggunakannya secara tepat. Bandingkan dengan usia lampu halogen yang hanya mencapai 300 jam. Perbedaan harga yang cukup mencolok antara HID dan halogen memang sangat beralasan.

Dengan nyala lampu yang lebih terang, jarak pandang Anda saat berkendara tentu akan lebih baik. Selain itu, Anda lebih mudah mengenali rambu lalu lintas atau lubang di jalan. Selain itu, lampu HID juga sangat sesuai jika Anda nekat mengendarai mobil di jalan yang diselimuti kabut. Meskipun kabut sangat membatasi jarak pandang Anda, masalah ini bisa diatasi dengan mudah.

Kelebihan lampu HID tersebut memang sangat bermanfaat bagi pengemudi di malam hari. Dengan nyala yang lebih terang, Anda bisa lebih leluasa saat berkendara. Tetapi, perlu diingat bahwa nyala yang terlalu terang bisa mengganggu pengendara lain dan berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas.

Tips Cerdas Menggunakan Lampu HID

Lampu HID adalah lampu yang mampu menghasilkan intensitas cahaya yang lebih baik dan lebih tahan lama. Penggunaan teknologi Xenon bisa menghasilkan intensitas cahaya beberapa kali lipat lebih baik dengan daya yang cukup rendah dan mampu memperpanjang usia lampu sampai lebih dari 3000 jam penggunaan. Namun, lampu ini bisa cepat rusak jika tidak digunakan dengan tepat. Untuk mengantisipasi kerusakan, Anda bisa menerapkan tips-tips sederhana berikut ini.

Untuk memperpanjang usia lampu HID, Anda harus mengggunakannya dengan hati-hati. Jangan pernah memainkan lampu mahal ini karena akan berakibat pada kerusakan. Terkadang pengendara sering memainkan lampu dengan menghidupkan dan mematikannya berulang-ulang. Perlu diketahui, lampu HID memerlukan waktu sekitar 60 detik untuk pemanasan. Sebelum lampu bisa beroperasi normal, Anda harus menunggu terlebih lagi. Jika lampu dipaksa untuk mengulangi proses ini berulang-ulang, lampu bisa cepat rusak dari usia normalnya. Penggunaan dan perawatan untuk lampu halogen dan HID tentu sangat berbeda.

Tips ini perlu Anda perhatikan saat mengendarai mobil dengan lampu HID pada malam hari. Agar tidak menyilaukan pengendara lain, Anda perlu mengatur tinggi rendahnya sorotan lampu tersebut. Pengendara lain bisa saja terkejut dan tidak bisa melihat dengan jelas setelah disilaukan oleh cahaya lampu Anda. Selain itu, Anda perlu memilih lampu dengan besaran kelvin yang sudah ditentukan. Idealnya, HID yang tidak terlalu silau adalah lampu dengan besaran 4000-6000 K.

Jika memungkinkan, Anda bisa menggunakan proyektor untuk lampu HID. Proyektor ini sebenarnya tidak membawa manfaat bagi kendaraan Anda, tetapi alat ini mampu mengurangi cahaya lampu yang terlalu silau. Mata memang sangat sensitif terhadap cahaya menyilaukan terutama pada malam hari. Sayangnya, alat ini masih cukup mahal.

Untuk pemasangan lampu HID, Anda harus menyerahkan pada ahlinya. Selain itu, tidak semua kendaraan bisa dipasangi lampu ini. Ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan saat pemasangan lampu.

Lampu HID adalah teknologi yang patut diapresiasi karena mampu memberikan solusi yang lebih baik saat mengemudi. Namun, lampu ini harus digunakan dengan cara tepat dan aman untuk mencegah kecelakaan lalu-lintas.

Tips Membeli Lampu HID

Lampu HID memang berbeda dari lampu lain yang umumnya dijual di pasaran. Lampu tipe ini mampu menghasilkan intensitas cahaya yang lebih baik dan sudah pasti harganya lebih mahal. Bahkan, harga per lampu bisa mencapai jutaan rupiah. Harga yang mahal tersebut tentu harus membuat Anda ekstra hati-hati saat membeli lampu kelas premium ini. Berikut ini beberapa tips sederhana yang bisa Anda praktikkan saat memilih lampu.

Tentukan tipe lampu HID yang Anda butuhkan. Perlu diketahui, lampu terang ini dijual dalam berbagai model seperti H1,H3,H4,H7,H8,H11,HB3,HB4. Perbedaan antara model tersebut tidak terlalu mencolok karena hanya ditentukan oleh kedudukan bohlam. Di Indonesia, model yang paling banyak digunakan adalah H4. Ciri utama dari model ini adalah lampu jauh dan dekat yang menyatu. Jika Anda menginginkan model lain, mungkin Anda tidak bisa menemukannya dengan mudah.

Faktor lain yang perlu diperhatikan adalah besaran derajat Kelvin. Selain model yang bervariasi, lampu HID juga dijual dengan besaran derajat kelvin yang berbeda. Besaran yang paling rendah adalah 3000K. Perlu diketahui, penggunaan lampu dengan besaran kelvin yang terlalu tinggi justru membahayakan keselamatan pengendara lain. Nyala lampu yang terlalu terang tentu akan berbahaya karena membuatnya buta sesaat. Untuk mengantisipasi kemungkinan ini, Anda perlu menyetel tinggi rendah sorotan lampu tersebut.

Saat membeli lampu HID, Anda harus lebih mengutamakan aspek fungionalitas daripada aspek ‘desain’ dari lampu tersebut. Sebenarnya, lampu HID dengan besaran kelvin standar sudah lebih dari cukup untuk memberikan intensitas cahaya yang terang untuk menerangi perjalanan Anda di malam hari.

Faktor penting lainnya adalah garansi. Setiap toko tentu memberikan garansi berbeda untuk setiap pembelian lampu HID. Pilihlah toko yang mampu memberikan garansi yang lebih lama terutama untuk service atas kerusakannya.

Tips di atas akan cukup berguna saat Anda ingin memilih atau membeli HID baru yang kebanyakan dijual dengan harga sangat mahal. Pilihan yang tepat tentunya akan sangat bermanfaat dan mampu memberikan nyala lampu yang lebih terang dengan jarak pandang lebih jauh.

Inilah Faktor Pendukung Trend Lampu HID

Lampu tipe baru ini memang sedang trend di pasaran. Trend tersebut lebih didorong oleh kualitas lampu yang lebih baik dari tipe lampu lainnya. Meskipun harganya memang cukup mahal dibandingkan lampu lainnya, kendala tersebut tidak menghalangi konsumen untuk membeli dan menjadikannya sebagai trend dalam dunia otomotif. Popularitas lampu HID bukannya tanpa alasan. Inilah beberapa alasan yang membuat konsumen rela membayar lebih untuk sebuah lampu.

Dengan daya yang relatif rendah, lampu mampu menghasilkan intensitas cahaya yang lebih baik. Bandingkan saja dengan lampu halogen. Dengan daya 35 watt, lampu HID mampu menghasilkan intensitas cahaya tiga kali lebih banyak dibandingkan dengan lampu tipe halogen dengan daya yang sama. Efisiensi energi mampu membuat lampu ini menjadi solusi yang lebih baik.

Alasan utama konsumen saat membeli adalah nyala lampu yang lebih terang. Dibandingkan dengan lampu lain, nyalanya memang sangat terang dan sering membuat silau pengendara di depannya. Hal ini bisa menjadi kelebihan sekaligus kekurangan dari lampu HID. Nyala terang tersebut akan mempermudah pengendara saat mengendarai mobil di malam hari dan mereka bisa melihat rambu lalu lintas, kendaraan lain, atau lubang di jalan dengan jelas. Sebaliknya, lampu tersebut akan menyilakukan pengendara di depannya dan membuatnya buta sesaat. Kendaraan tersebut bisa saja menabrak kendaraan di depannya jika tidak mengurangi kecepataan saat berpapasan dengan kendaraan menggunakan lampu tipe HID.

Meskipun harganya memang mahal, harga lampu HID ini cenderung turun. Penurunan harga tersebut akan sangat membantu konsumen untuk mendapatkan kualitas yang lebih baik dengan harga yang lebih terjangkau. Saat ini, harganya masih mencapai jutaan rupiah, tetapi tidak menutup kemungkinan harganya akan terus turun.

Trend lampu HID memang lebih dipengaruhi oleh kualitas lampu itu sendiri. Dengan penggunaan lampu ini, kenyamanan dan keamanan dalam berkendara bisa dinikmati. Dengan jarak pandang yang lebih jauh, pengemudi bisa lebih waspada saat menggunakan kendaraan di malam hari. Sangat beralasan jika pengguna kendaraan mewah juga memasang lampu ini untuk mendapatkan keamanan dan kenyamanan yang lebih baik saat berkendara.

Lampu HID, Teknologi Yang Lebih Baik untuk Masa Depan

Teknologi terus berkembang untuk memberikan kehidupan yang lebih baik bagi manusia dan teknologi otomotif semakin disempurnakan oleh lampu HID. Lampu tipe baru ini memang sedang trend karena mempunyai banyak kelebihan yang tidak dimiliki lampu teknologi sebelumnya. Ada banyak kelebihan yang membuat pengguna lebih memilih lampu tipe HID meskipun harus menebusnya dengan harga yang tidak murah. Inilah beberapa fakta yang membuktikan bahwa teknologi HID jauh lebih baik daripada teknologi sebelumnya.

HID adalah singkatan dari High Intensity Discharge. Dengan kata lain, lampu HID mampu memberikan cahaya dengan tingkat intensitas yang jauh lebih baik daripada teknologi sebelumnya. Anda bisa membandingkannya dengan lampu halogen. Dengan daya yang sama, teknologi HID mampu menghasilkan intensitas cahaya tiga kali lebih terang. Lampu HID sangat sesuai jika digunakan meskipun jarak pandang Anda dihalangi oleh kabut.

Nyala yang lebih terang juga akan membuat jarak pandang menjadi lebih jauh. Dibandingkan dengan lampu generasi sebelumnya, HID memberikan jarak pandang 70% lebih jauh. Bahkan, Anda masih bisa melihat lebih jelas dalam kondisi berkabut sekalipun. Lampu ini sangat sesuai jika digunakan di malam hari di tempat dengan penerangan minim.

Lampu HID juga dinilai lebih hemat energi. Lampu ini mengurangi konsumsi energi antara 25 sampai 35%. Selain itu, Anda bisa menggunakannya untuk waktu yang lebih lama. Produk hemat energi menjadi solusi yang paling tepat untuk saat ini.

Salah satu daya tarik utama dari lampu HID adalah usianya yang jauh lebih lama. Anda bisa menggunakan lampu ini selama kurang lebih 3500 jam atau penggunaan normal selama sepuluh tahun. Dibandingkan dengan lampu halogen yang hanya mencapai 300 jam, teknologi HID ini tentu lebih pantas untuk dipertimbangkan.

Fakta tersebut tentu bisa membuktikan bahwa lampu HID bisa menjadi solusi yang lebih baik untuk kebutuhan Anda. Namun, teknologi tersebut harus ditebus dengan harga yang mahal. Lampu dengan merk Philips bisa mecapai sekitar 2,5 juta. Namun, lampu buatan Cina hanya dijual sekitar 1 juta rupiah.

Lampu HID Menganggu Pengendara Lain? Ini Solusinya

Banyak pengendara yang tidak begitu suka dengan kendaraan yang menggunakan lampu HID. Ketidaksukaan ini tentu bukannya tanpa alasan. HID mampu menghasilkan cahaya yang begitu terang sampai-sampai orang yang melihatnya menjadi buta sesaat. Mata memang sangat sensitif terhadap cahaya yang terlalu silau. Selain itu, nyala terang tersebut berpotensi menyebabkan kecelakaan lalu lintas. Jika Anda tidak ingin mendapatkan masalah saat menggunakan lampu ini, Anda perlu memerhatikan tips berikut ini.

Pemasangan proyektor bisa mengurangi intensitas cahaya yang terlalu berlebihan pada lampu HID. Anda bisa menggunakan metode sederhana ini untuk memfokuskan lampu ke depan dan cahayanya tidak terlalu menyebar. Berbeda dengan lampu halogen, sinarnya hanya terpancar ke atas bawah. Sayangnya, harga untuk proyektor HID memang mahal. Tetapi, Anda perlu mempertimbangkannya demi keselamatan pengendara lain.

Sebaiknya hindari lampu HID dengan warna putih karena warna ini sangat terang dan tentunya akan menyilaukan mata pengendara lain. Cahaya putih sangat sensitif bagi mata bahkan bisa mengakibatkan buta sesaat. Lampu tersedia dalam berbagai pilihan dan Anda bisa memilih warna yang ‘bersahabat’ bagi pengendara lain. Jika berpapasan dengan kendaraan berlampu silau, pengendara tentu tidak bisa melihat jalan dengan baik. Jika mereka terus melaju tanpa memperhatikan kondisi, kemungkinan besar mereka akan menabrak kendaraan lain di depannya.

Pilihlah lampu HID dengan besaran kelvin standar. Di pasaran, Anda biasanya menemukan produk dengan besaran 4300-6000 K. Jika Anda menggunakan kapasitas yang lebih besar dari yang sudah ditentukan (6000 K), Anda bisa membahayakan pengendara lain dan harus berurusan dengan polisi. Saat memilih lampu, Anda harus mempertimbangkan kebutuhan karena kebutuhan jauh lebih penting daripada fashion. Dengan kata lain, lampu dengan besaran lebih dari 5000 K bukanlah kebutuhan.

Sebagai sesama pengguna jalan, sikap saling menghormati tentu sangat penting. Pemilik kendaraan harus menunjukkan rasa hormatnya dengan tidak memakai lampu yang sangat menyilaukan mata. Oleh karena itu, pilihlah lampu HID yang tidak melebihi batas yang sudah ditentukan. Batas yang paling sesuai adalah 6000 K.

Bahaya Penggunaan Lampu HID dan Tips untuk Mengatasinya

Lampu HID saat ini kerap digunakan untuk kendaraan bermotor baik yang beroda empat atau dua. Lampu ini kerap digunakan karena mampu menghasilkan nyala yang lebih terang. Meskipun penggunaan lampu ini cukup merugikan pengendara lain, masih tetap ada juga pengendara yang menggunakannya. Larangan tersebut bukanlah tanpa alasan. Lampu ini kadang dituding sebagai penyebab kecelakaan lalu lintas. Penggunaan lampu ini memang berisiko tetapi risiko tersebut lebih dibebankan kepada orang yang melihat nyala lampu tersebut. Namun, ada tips mudah untuk mengurangi risiko dari penggunaan lampu ini.

Salah satu penyebab kecelakaan lalu lintas adalah nyala lampu HID yang sangat terang. Cahaya yang sangat silau tersebut tentu akan mempersulit pengendara lain yang berada di depan kendaraan dengan lampu HID. Lampu ini mampu mengakibatkan kebutaan sesaat dan pengendara akan kesulitan untuk mengidentifikasi kendaraan lain di depannya setelah melihat nyala lampu ini.

Jika Anda berpapasan dengan kendaraan menggunakan lampu HID, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan untuk menjamin keselamatan Anda di jalan. Tips mudah ini bisa mengurangi risiko kecelakaan.

Jika Anda bertemu dengan kendaraan tersebut, lebih baik kurangi kecepatan. Atau, pinggirkan kendaraan Anda sampai kendaraan berlampu terang tersebut berlalu. Dengan mengurangi kecepatan, Anda tidak akan mengalami risiko kecelakaan. Namun, jangan mengerem kendaraan mendadak. Jika Anda melakukannya, risiko ditabrak kendaraan dari belakang menjadi lebih besar. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, nyala lampu HID mampu membuat Anda buta sesaat bahkan setelah Anda tidak melihat nyalanya lagi.

Jika kendaraan yang menggunakan lampu HID tersebut datang dari arah belakang, biarkanlah kendaraan tersebut lewat terlebih dahulu. Meskipun nyalanya tidak seterang ketika melaju dari depan. Cahaya menyilaukan yang dipantulkan dari spion kendaraan Anda tetap mengganggu kenyamanan Anda saat berkemudi.

Keamanan dan keselamatan adalah faktor paling penting dalam berkendara. Sikap waspada bisa menekan risiko kecelakaan lalu lintas baik di siang ataupun malam hari. Lampu HID bukanlah satu-satunya sumber kecelakaan. Tentunya, Anda juga harus memperhatikan rambu lalu lintas yang harus dipatuhi.